Merawat Kipas Angin

posted in Antar Kita on 1 Feb 2013

Bagi sebagian orang alat ini masih dibutuhkan dengan berbagai alasan ketimbang menggunakan AC. Agar anginnya bisa terus berhembus, berikut panduannya:

Penyebab kerusakan:
  • Penggunaan non-stop sehingga membuat komponen di dalamnya menjadi terlalu panas, terbakar, dan rusak.
  • Jarang dibersihkan sehingga debu-debu menempel dengan lekat di seluruh komponen mesin (dinamo) sehingga membuat kerja mesin jadi berat.
  • Diletakkan di tempat yang lembap atau terkena percikan air.
Langkah cerdas:
  • Rutin membersihkan. Lepaskan stekernya dari sumber listrik sebelum membersihkan. Bersihkan bagian yang berdebu atau kotor dengan kain lembap, lalu bersihkan dengan kain yang lembut.
  • Hindari membersihkan dengan menggunakan larutan yang mengandung thinner, bensin, minyak tanah, dan sejenisnya ke komponen yang terbuat dari plastik, karena akan merusaknya.
  • Hindari percikan air pada komponen-komponen listriknya. Usahakan selalu bersih dan digunakan di tempat yang kering – tidak lembap.
  • Teteskan minyak pelumas secukupnya (minimal 6 bulan sekali) ke motor bagian depan dan belakang agar kipas angin bisa bertahan lama.
  • Jika akan disimpan lama bersihkan terlebih dahulu, kemudian tutup dengan pembungkus plastik dan simpan di tempat kering dan aman.
Baca juga: 
Merawat Air Conditionar (AC)


 

Bagi artikel ini:

ARTIKEL LAINNYA

Klinik

Menangkis Serangan Kanker

Waras

Stop Merokok, Sekarang!

Nutrisi Umum

Apel, Si Penjaga Tubuh

Waras

Gangguan Dehidrasi